Purwokerto, 12 September 2019
Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bekerjasama dengan Lembaga dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) menggelar diklat penguatan kepala sekolah jenjang TK, SD, SMP angkatan 1 untuk Kabupaten Purbalingga, baru-baru ini, di Baturaden.
Dekan FKIP Pudiyono selaku ketua panitia mengatakan, angkatan pertama ini diikuti sebanyak 200 kepala sekolah. LDP FKIP mendapat kuota menyelenggarakan Diklat sebanyak 1787 peserta dari empat kabupaten. Yakni Purbalingga, Banjarnegara, Pemalang dan Pekalongan.
“Peserta dari Purbalingga terdiri atas 411 orang dilaksanakan dengan dua tahap, sementara untuk keseluruhan kuota akan dilaksanakan dengan 9 angkatan,” katanya.
Menurutnya, sesuai ketentuan perundangan terkait bahwa kepala sekolah harus bersertifikat profesi, karena dengan sertifikat profesi dalam keseharian itu bisa melakasankan tugas dengan baik. Diantaranya menandatangani ijazah siswa, menandatangani dana operasional maka dengan itu kepala sekolah akan merasa nyaman mempunyai legalitas yang kuat.
“Sebenarnya kepala sekolah mempunyai 4 tugas yaitu management sekolah, mensupervisi sekolah terkait guru dan murid termasuk membangun hubungan dengan wali murid yang baik, mengembangkan kewirausahan sekolah dan tugas pokok ialah mengembangkan sekolah sesuai dengan 8 standar Pendidikan nasional dan saya berharap peserta bisa focus dan bisa lulus 100%,” jelasdia.
Wakil Rektor III Akhmad Darmawan, SE., M.Si mengatakan, diklat kepala sekolah ini adalah amanat dari permen no 6 2018. Diharapkan mereka yang sudah kuat akan menjadi kuat lagi, karena mengelola sekolah membutuhkan energi yang lebih.
Menurutnya, kepala sekolah itu guru yang diberi tugas lebih untuk mengelola seluruh sumber daya yang dimiliki sekolah baik terkait dengan input yaitu siswa, kurikulum sampai dengan keamanan dan kenyamanan siswa dalam bersekolah dan menjadikan siswa yang biasa biasa saja menjadi lebih baik, jadi kepala sekolah merupakan central baik tidaknya sebuah sekolah.
“Bagi univesitas khususnya FKIPUMP,ini menjadi amanah yang baik dan harus bertanggung jawab agar penyelenggaraanya optimal dan peserta dapat meningkatkan kompetensinya sehingga bisa lulus semua,”jelasnya.

Yogyakarta, 3 September 2019
Yogyakarta, 18 Mei 2019.
Jakarta, 29 April 2019
Jakarta, 26 April 2019.
Sebanyak 30 dosen dari sejumlah Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Trainer of Trainers (ToT) narasumber atau instrukstur penguatan kepala sekolah di lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS). Kegiatan ini berlangsung selama 7 hari penuh, sejak Senin 11 Maret 2019 pukul 08:00 WIB dan berakhir Minggu 17 Maret 2019 pukul 12:00 WIB.
Rapat kerja yang dilakukan oleh 14 Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (ALPTK PTM) di Gedung Siti Walidah Ruang Badan Pembina Harian (BPH) Lantai 6 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Jumat (21/12/2018).
Sebanyak empat belas Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (LPTK PTM) telah resmi menandatangani perjanjian kerjasama dengan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) pada Jumat (21/12/2018) di Kantor LPPKS Mojosongo, Surakarta.
Surabaya – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (ALPTK-PTM) ke-9 dan Seminar Internasional Progressive and Fun Education (Profunedu) ke-3 merupakan serangkaian acara yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Surabaya bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta beserta Perguruan Tinggi Muhammadiyah pada tanggal 7-9 Agustus 2018.



